Analisis Laba Berdasarkan Penjualan Tunai Dan Penjualan Kredit Pada Kantor Pusat PT. Columbus Megah Sentrasarana Di Berau (Rafiandi Nazar)

Submitted by: Nazar, Rafiandi
On: Oct 18, 2013 @ 9:12 AM
IP: 180.246.136.70

  • Judul artikel eJournal: Analisis Laba Berdasarkan Penjualan Tunai Dan Penjualan Kredit Pada Kantor Pusat PT. Columbus Megah Sentrasarana Di Berau
  • Pengarang (nama mhs): Rafiandi Nazar
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Analisis Laba Berdasarkan Penjualan Tunai Dan Penjualan Kredit Pada Kantor Pusat PT. Columbus Megah Sentrasarana (dibawah bimbingan Bapak Dr. A. Margono,M.Si dan Bapak Drs. M. Zaini, M.Si). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kontribusi laba masing-masing sistem penjualan tunai dan penjualan kredit pada PT. Columbus Megah Sentrasarana dan untuk mengetahui sistem yang mendatangkan laba yang paling besar di antara kedua sistem tersebut. Alat analisis yang digunakan yaitu pertama menghitung alokasi biaya pemasaran perusahaan kemudian menghitung laba rugi untuk penjualan tunai dan penjualan kredit, selanjutnya perhutingan itu dibandingkan antara laba sebelum pajak yang dihasilkan dari penjualan tunai dan penjualan kredit, serta menghitung dan membandingkan alokasi biaya bersama dan profit margin yang dihasilkan dari penjualan tunai dan penjualan kredit. Setelah melakukan penelitian analisis dan pembahasan diketahui bahwa tingkat penjualan tunai dari tahun 2011-2012 memberikan kontribusi laba sebelum pajak sebesar Rp 157.967.682,00 dan penjualan kredit sebesar Rp 1.552.803.070,00 sehingga diketahui penjualan kredit memberikan kontribusi laba lebih besar dari pada penjualan tunai. Sedangkan alokasi biaya untuk tingkat penjualan tunai dari tahun 2011-2012 sebesar 3,25% sehingga diperoleh alokasi biaya bersama penjualan tunai Rp 639.956.900,00 dan alokasi biaya bersama penjualan kredit sebesar 3,24% sehingga diperoleh alokasi biaya bersama sebesar Rp 975.470.699,00 dan profit margin yang dihasilkan pada tahun 2011-2012 untuk penjualan tunai lebih besar dari pada penjualan kredit yaitu 0,30% dan 10,45%. Sebaiknya penjualan secara tunai tetap ditingkatkan untuk menjamin kelancaran perputaran modal.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Laba Rugi, Penjualan Tunai, Penjualan Kredit
  • NIM: 0702015200
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2007
  • Program Studi: Administrasi Bisnis
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Dr. A. Margono, M.Si / Drs. M. Zaini, M.Si
  • Nama eJournal: eJournal Administrasi Bisnis
  • Volume: 1
  • Nomor: 3
  • Tahun: 2013
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): 3. isi ejournal (10-18-13-09-12-03).pdf (253 kB)

Print Friendly