Analisis Full Costing Dan Variabel Costing Dalam Perhitungan Harga Pokok Produksi Pada Usaha Moulding Karya Mukti Samarinda (Mochammad Anshar Hawari Rifqi)

Submitted by: Hawari Rifqi, Mochammad Anshar
On: Jun 7, 2014 @ 4:00 AM
IP: 36.75.47.151

  • Judul artikel eJournal: Analisis Full Costing Dan Variabel Costing Dalam Perhitungan Harga Pokok Produksi Pada Usaha Moulding Karya Mukti Samarinda
  • Pengarang (nama mhs): Mochammad Anshar Hawari Rifqi
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Dalam penetapan harga pokok produksi pada produksi kusen, pintu, dan jendela yang dilakukan oleh Moulding Karya Mukti Samarinda masih sederhana yaitu hanya melihat dari harga bahan baku dan upah pekerja dibagi dengan jumlah unit harga yang dihasilkan. Hal ini belum sesuai dengan teori akuntansi biaya yang dikemukakan Mulyadi (2005 : 17) yaitu semua unsur biaya berupa biaya bahan baku, biaya tenaga kerja, dan biaya overhead pabrik harus diperhitungkan secara benar. Adapun tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui harga pokok produksi, laba usaha, dan laba kotor dari Moulding Karya Mukti Samarinda.
    Dalam menentukan harga pokok produksi dan laba usaha ada dua metode yang dapat digunakan yaitu metode full costing yang memperhitungkan semua unsur biaya baik tetap maupun variabel dan variabel costing yang hanya memperhitungkan unsur biaya variabel saja serta laba kotor dapat diketahui dengan menggunakan kartu harga pokok pesanan.
    Dengan menggunakan konsep metode full costing dapat diketahui total harga pokok produksi persatuan sebesar Rp2.111.052 dan variabel costing sebesar Rp1.805.301 serta harga pokok produksi persatuan terkecil terdapat pada produksi pintu ukuran 70 x 2 m berdasarkan metode full costing Rp384.487 dan variabel costing Rp331.900. Dengan menggunakan laporan laba usaha berdasarkan konsep metode full costing sebesar Rp47.980.100 dan variabel costing sebesar Rp56.780.100 serta kontribusi laba yang tinggi diberikan pada produksi persatuan pintu ukuran 70 x 2 m berdasarkan metode full costing Rp415.513 dan variabel costing Rp468.100. Dengan menggunakan kartu harga pokok pesanan dapat diketahui laba kotor sebesar Rp58.059.773.
    Saran bagi Moulding Karya Mukti Samarinda hendaknya dapat menggunakan konsep metode full costing dan variabel costing dalam menentukan harga pokok produksi dan laba usaha serta menggunakan kartu harga pokok pesanan untuk mengetahui laba kotor.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Metode Full Costing dan Variabel Costing
  • NIM: 1002085006
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2010
  • Program Studi: Administrasi Bisnis
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Drs. M. Zaini, M.Si dan Ir. Noercahyono, MM
  • Nama eJournal: eJournal Administrasi Bisnis
  • Volume: 2
  • Nomor: 2
  • Tahun: 2014
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): 03 Jurnal M Anshar (06-07-14-04-00-10).pdf (391 kB)

Print Friendly